Gejala Kehamilan yang Harus Diwaspadai

Kehamilan dengan gejala – gejala yang menyertai selama proses kehamilan memang sudah menjadi hal normal. Karena pasti setiap wanita yang mengandung mengalami gejala tersebut. Namun ada saatnya dimana anda bertanya – tanya apakah yang anda rasakan merupakan hal yang normal atau tidak.



Pada umumnya, gejala normal akan anda rasakan di awal kehamilan seperti mual, pusing, perubahan bentuk fisik dan lain sebagainya.

Bagi anda yang merasakan gejala aneh yang tak seharusnya anda alami selama kehamilan, segeralah konsultasikan dengan dokter. Agar dokter dapat sesegera mungkin mengevaluasi kondisi anda agar dapat dipastikan apakah masalah serius atau tidak.

Sebenarnya jenis gejala kehamilan yang harus anda waspadai sangat beragam, dari yang ringan samapi berat. Semua jenis gangguan tersebut dapat di atasi bahkan beberapa di antaranya dapat di cegah sejak dini.

Upaya pencegahan dapat dilakukan selama pemeriksaan kehamilan secara rutin. Berikut gejala kehamilan yang harus anda waspadai.

  1. Sakit Perut Bagian Bawah
    Saat anda merasakan sakit yang teramat sangat pada satu atau kedua sisi perut bagian bawah, maka anda sudah harus memeriksakan kondisi tersebut ke dokter dan memastikan gejalah apakah yang anda alami.

    Ligame anda bisa tertarik atau meregang, dimana hal ini biasa terjadi pada saat kehamilan, atau mungkin saja menjadi sebuah tanda:
    - Keguguran
    - Kehamilan ektopik
    - Persalinan premature
    - Fibroid rusak dan mengalami perdarahan
    - Placenta abruption, ketika plasenta terlepas dari dinding rahim

  2. Kehamilan Lewat 5 Bulan, Tak Merasa Ada Gerakan Janin
    Dokter atau bidan harus segera memastikan kondisi tersebut karena bisa jadi janin sudah mati dalam kandungan.

    Jika dari pemeriksaan tidak terdengar lagi bunyi detak jantung anak, berarti sudah di pastikan bahwa janin tersebut telah mati dalam kandungan. Harus ada tindakan cepat untuk segera mengeluarkan bayi tersebut.

    Jika tidak di keluarkan akan membahayakan kondisi ibu, karena bayi mati dalam kandungan lama – lama akan mongering, dan perut ibu akan susut menjadi kecil.

  3. Sakit Kepala Berat Berkepanjangan
    Jika anda merasakan pusing yang berkepanjangan dan disertai penglihatan buram dan pembengkakan parah dalam tubuh, kemungkinan anda menderita pre-eklampsia.

    Meskipun demikian, sering sakit kepala memang menjadi hal biasa saat kehamilan. Namun, anda harus tetap menemui dokter untuk mengkonsultasikan kondisi tersebut.

  4. Sering Berdebar – Debar, Sesak Napas, dan Cepat Lelah
    Waspadalah jika anda mengalami gejala kehamilan tersebut yang berlangsung terus menerus. Jika tadinya keluhan tersebut berlangsung saat melakukan aktivitas fisik, namun sekarang tidak melakukan aktivitas fisik pun sudah mengalami berdebar dan sesak nafas.

    Kemungkinan ada gangguan jantung selama kehamilan. Ibu hamil dengan kondisi tersebut memerlukan penangan khusus saat persalinan tiba.

  5. Cairan Keluar dari Vagina
    Jika terdapat cairan yang keluar dari vagina sebelum 37 minggu, mungkin ketuban anda pecah lebih awal.

    Setelah ketuban pecah, mungkin anda harus mempersiapkan persalinan premature. Segera hubungi dokter dan agar anda dan bayi anda mendapat penanganan yang tepat.

Jika anda tidak nyaman dengan gejala kehamilan yang menggangu, jangan perah ragu untuk mengkonsultasikan dengan dokter atau bidan.

Karena dokter akan memastikan jika terdapat gejala yang bahaya maka anda akan mendapatkan perawatan yang baik dan benar, jika tak di dapati gejala yang berbahaya maka anda akan pulang tanpa kekawatiran lagi kan?

Ciri-Ciri Kehamilan di Luar Kandungan

Kehamilan yang normal adalah pertemuan antara sel telur dan sperma yang terjadi di saluran telur yang setelah pembuahan terjadi seharusnya berjalan meuju rongga rahim.

Namun, pada kasus hamil di luar kandungan, hasil pembuahan ini tidak bisa mencapai rahim atau macet dan menetap di saluran telur (ovarium), saluran tuba, leher rahim (serviks) dan biasanya hanya bertahan selama trimester pertama.


Pada umumnya, tidak ada ciri – ciri khusus seorang wanita hamil di luar kandunan dengan wanita yang hamil normal. Ciri – ciri kehamilan di luar kandungan atau ektopik tetap sama seperti terlambat haid, morning sickness, mual dan mutah, dan pada uji tes kehamilan menunjukkan tanda positif.

Kehamilan di luar kandungan bisanya hanya bertahan selama 5 – 10 minggu saja, dan tidak bisa di selamatkan sehingga sering di katakana sebagai keguguran.

Lebih cepat kehamilan ektopik terdeteksi, semakin besar kemungkinan kehamilan dapat di batalkan sehingga nyawa si ibu pun tidak akan mengalami bahaya yang berkepanjangan.


Berikut Ciri – ciri Kehamilan Diluar Kandungan yang Dapat Anda Pahami:

  • Keluhan rasa nyeri yang sangat luar biasa di bawah perut (umumnya lebih sakit dari sakit pada saat haid)
  • Terjadi pendarahan dari vagina atau bercak darah yang banyak, sementara pada ibu hamil normal hanya terdapat sedikit flek – flek darah
  • Level HCG rendah
  • Gejala tersebut terasa karena dinding di saluran telur pecah, satu – satunya jalan untuk mengetahui secara pasti adalah dengan melakukan pemeriksaanUSG


Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Hamil Diluar Kandungan:

  • Adanya infeksi di daerah sekitar pinggul
  • Adanya kerusakan di saluran telur yang membuat embrio tidak bisa menuju ke rahim
  • Pada sebagian kasus kemungkinan di karenakan ada kekeliruan di antara type hormone pengaturan yang bertindak di dalam perihal ini sehingga membuat perjalanan hasil pembuahan menjadi tidak lancer


Ibu Hamil Mempunyai Risiko Kehamilan Diluar Kandungan yang Lebih Tinggi Apabila:


  • Terdapat infeksi di luar kandungan
  • Mempunyai riwayat hamil di luar kandungan sebelumnya
  • Mempunyai riwayat pernah operasi panggul

Meskipun demikian semua perempuan sebenarnya mempunyai resiko mengalami kehamilan di luar kandungan, namun perempuan yang rentan terkena adalah perempuan yang memiliki infeksi sehingga lebih beresiko mengalami kondisi hamil di luar kandungan.

Pengobatan yang di berikan untuk pasien yang mengalami hamil di luar kandungan bisanya adalah melalui operasi untuk mengangkat sebagian atau keseluruhan saluran telur yang pecah dan di bersihkan hingga taka da lagi jaringan yang tertinggal.

Nah, semoga dengan adanya informasi seputar ciri – ciri kehamilan di luar kandungan ini dapat menambah wawasan anda dan semoga bila anda termasuk perempuan yang sedang mengandung saya doakan lancar hingga persalinan tiba menyambut si buah hati lahir kedunia.

Ciri-ciri Orang Hamil Kembar

Bagi perempuan yang pernah mempunyai keturunan kembar misalnya dari ibu atau neneknya, mereka mempunyai kesempatan untuk mempunyai anak kembar yang lebih besar dari pada perempuan yang tidak mempunyai garis keturunan kembar.

Hal ini terjadi karena adanya persamaan genetik yang cukup besar dari pihak ibu maupun nenek yang pernah melahirkan anak kembar.

Bagi para wanita yang mengetahui bahwa ia mengandung anak kembar, mereka pasti sangat gembira dan antusias sekali. Namun, bagi mereka yang hamil kembar akan merasakan ciri-ciri yang lebih terasa dari pada orang yang hamil biasa.
 

Perlu diketahui bahwa setiap wanita yang hamil mempunyai ciri-ciri yang berbeda pada setiap individu tergantung pada pembawaan diri masing-masing. Kadar AFP merupakan protein yang dilepas oleh bayi pada saat dia berkembang dan ditemukan di dalam darah ibu, ini dapat meningkat pada saat ada lebih dari satu janin di dalam kandungan.

Berikut ciri-ciri orang hamil kembar dan beberapa hal yang memungkinkan terjadinya kehamilan kembar beserta tips cara mengetahui hamil kembar secara pasti:


Ciri-ciri Orang Hamil Kembar:

  • Beberapa wanita akan tahu bahwa mereka hamil kembar dengan sendirinya misalnya lewat perasaan yang sangat peka dan intuisi keibuanya
  • Bagi wanita hamil kembar akan merasakn mual-mual yang berlebihan sehingga sangat mengganggu aktivitas si ibu. Bahkan kondisi ini di perparah dengan muntah setelah anda makan
  • Intoleransi berlebihhan pada makanan tertentu, tekstur, bau yang umumnya terdapat pada makanan daging, teh, kopi dan makanan laut.
  • Rasa sakit pada payudar yang berlebihan sehingga membuat anda merasa tak nyaman saat mengenakan bra
  • Terlalu sering membuang air kecil melebihi orang hamil pada umumnya
  • Rahim yang terlalu besar, melebihi ukuran rahim orang hamil pada umumnya
  • Tingginya tingkat hcg. Yang dapat diketahui dengan cek urine kehamilan secara dini
  • Denyut nadi lebih cepat, hal ini dikarenakan wanita hamil kembar perlu memompa darah dalam jumlah yang lebih tinggi dari wanita hamil normal
  • Perubahan sikap yang ditandai dengan sikap yang lebih suka menangis, murung, dan gangguan pada kesetabilan mental anda
  • Untuk wanita hamil kembar akan merasakan gerakan bayi pada awal kehamilan yang biasanya terjadi pada usia 15-16 minggu kehamilan pada wanita hamil kembar.


Hal yang memungkinkan terjadinya kehamilan kembar:

  • Pada wanita yang mempunyai gari keturunan kembar
  • Wanita yang berumur lebih dari 30 tahun
  • Wanita yang mempunyai tinggi badan lebih dari rata-rata mempunyai peluang mengandung anak kembar lebih besar
  • Pada wanita yang memiliki bantuan kesuburan untuk hamil
  • Bagi wanita yang telah mempunyai pengalaman hamil sebelumnya.


Cara mengetahui ciri-ciri orang hamil kembar secara pasti:

Meskipun diatas sudah di bahas ciri-ciri dan hal yang mempengaruhi terjadinya kehamilan kembar akan tetapi hal tersebut belum bisa di pastikan kebenarannya karena hal tersebut hanya perkiraan saja.

Oleh karena itu berikut saya berikan tips cara mengetahui kehamilan kembar secara pasti:
  1. USG
    Merupakan alat yang mempunyai 100 % keakuratan hasilnya. Melalui usg tentu saja akan terlihat jelas pada layar bahwa anda sedang mengandung bayi kembar.

  2. Denyut jantung janin
    Langkah kedua adalah dengan merasakan denyut jantung sang janin. Apabila denyut jantung ada 2 yang berdenyut secara bersamaan maka besar kemungkinan anda sedang mengandung bayi kembar

Penjelasan diatas semoga bisa membantu anda menambah wawasan mengenai ciri-ciri orang hamil kembar yang dapat anda jadikan perkiraan dan acuan.

Bila anda ingin mendapat jawaban yang pasti akuran sebaiknya lakukan tips yang sudah saya jelaskan diatas.

8 Ciri ciri Wanita Hamil yang Dapat Kita Ketahui

Hamil merupakan dambaan semua pasangan yang sudah menikah. Banyak pasangan muda khususnya yang baru menikah dan tidak mempunyai pengalaman hamil sebelmunya yang mengeluh-eluhkan tanda kehamilan awal.

Dugaan-dugan tak pasti selalu bermunculan saat seorang wanita sedang ngidam makanan atau mengalami mual di pagi hari. Mendeteksi kehamilan lebih awal merupakan hal yang sangat penting karena untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Sebab jika calon ibu yang mengetahui akan tanda kehamilannya, tentunya mereka akan mempersiapkan segala sesuatu yang terbaik untuk kesehatan si calon ibu dan perkembangan janinnya.

Berikut kita simak ciri-ciri wanita hamil yang dapat kita ketahui sejak dini.

  1. Mual dan muntah
    Mual dan muntah merupakan tanda awal kehamilan sebelum telat haidyang diakibatkan karena hormone estrogen yang meningkat dan menyebapkan peningkatan asam lambung.

    Selain itu mual dan muntah dapat di pacu oleh adanya perubahan metabolisme pada organ hati pada saat awal kehamilan .Terjadinya mual dan muntah ini akan berkurang seiring bertambahnya usia kehamilan.

    Mual dan muntah ini sering disebut “morning sickness” karena biasanya mual dan muntah tersebut terjadi di pagi hari pada beberapa hari pertama setelah pembuahan terjadi.
  2. Mengidam makanan
    Ini adalah ciri yang paling klasik yang mudah ditebak semua orang. Penyebap wanita hamil mengidam makanan adalah karena adanya perubahan hormone di dalam tubuhnya.

    Tapi meskipun demikian mengidam bukan lah tanda yang pasti kecuali jika tanda tersebut di sertai ciri-ciri kehamilan lainnya.
  3. Aerola menghitam
    Jika aerola atau kulit di sekita puting susu berubah warna menjadi kegelapan maka kemungkinan terjadi kehamilan.

    Payudara pun akan lebih sensitif dan ukuran payudara membesar serta terasa lebih berat. Hal ini disebapkan adanya peningkatan hormone progesterone dan estrogen dalam tubuh wanita hamil.
  4. Perdarahan dan kram
    Sekita seminggu setelah ovulasi kemungkinan wanita hamilakan mengalami kram dan perdarahan yang berupa bercak-bercak darah ringan (flek) biasanya darah tersebit berwarna merah muda atau coklat yang seringkali menempel di celana dalam.
  5. Sering buang air kecil
    Setelah janin mengalami implantasi dan mulai memproduksi hormon human chorionic gonadotropin (Hcg).

    Maka kemungkinan besar calon ibu akan sering mengalami buang air kecil. Ini terjadi karena kandung kemih tertekan oleh ramih yang membesar.
  6. Merasa kelelahan
    Hadirnya janin akan menyebapkan peningkatan pasokan aliran darah menuju ke janin dan tentunya ibu harus berbagi nutrisi dengan janin yang di kandungnya. Pada fase awal penyesuaian, calon ibu biasanya akan sering merasakan capek.

    Oleh karena itu calon ibu yang sudah mengetahui kehamilannya sejak dini harus memperbanyak asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan calon ibu itu sendiri serta janinnya.
  7. Penciuman berubah
    Banyak wanita hamil yang merasakan bau logam di mulutnya, ada juga yang menjadi mual jika mencium bau minuman dan bau makanan yang mungkin sebelumnya disukainya.
  8. Tak lagi mendapat haid
    Jika anda memiliki siklus menstruasi yang teratur dan mengalami keterlambatan pada periode yang berjalan atau yang sering disebut dengan telat datang bulan.

    Sebaiknya anda melakukan tes kehamilan sehingga anda dapat memperkirakan usia kehamilan dan perkiraan waktu bersalin.

Perlu calon ibu ketahui bahwa ciri-ciri wanita hamil pada dasarnya bersifat kasustik yang artinya tidak selalu sama pada semua wanita, tapi meski demikian terdapat beberapa ciri atau tanda yang sama yang harus dikonfirmasi melalui tes kehamilan.

8 Ciri Wanita Hamil Anak Laki – laki

Jenis kelamin bayi dalam kandungan sebaiknya diketahui dini oleh para orang tua supaya anda setidaknya bisa mempersiapkan nama atau pakaian buah hati anda ketika sudah terlahir di dunia. Mengenai perkiraan jenis kelamin memang menjadi salah satu saat yang ditunggu – tunggu bagi pasangan yang tengah menanti kelahiran buah hatinya.

Selain denngan cara medis yaitu pemeriksaan USG untuk mengetahui apa jenis kelamin janin yang ada di dalam kandungan anda, ternyata ada beberapa cara manual yang dapat anda lakukan sendiri yaitu dengan memperhatikan beberapa ciri atau gejala yang sedang anda alami.


Bagi anda yang tak sabar menunggu usia kehamilan menginjak bulan ke 7 untuk di lakukan USG, cara alternative tadi pun dapat anda jadikan pilihan untuk memperkirakan jenis kelamin si buah hati yang masih ada di kandungan.

Berikut 10 ciri wanita hamil laki – laki yang banyak di alami oleh ibu hamil:

  1. Posisi perut
    Bagi perempuan yang jeli mengamati posisi perut, bagi perempuan yang mengandung anak laki – laki biasanya perut akan menggantung ke bawah.

    Sehingga posisi perut akan berada di bagian bawah dan posisi kandungan akan jauh lebih rendah di bandingkan dengan kandungan bayi perempuan.
  2. Berat badan meningkat derastis
    Bagi perempuan yang sedang mengandung anak laki – laki akan mengalami peningkatan berat badan yang begitu derastis seperti jika mengandung anak kembar.

    Peningkatan ini biasanya berkisar sampai 10 kg, alasanya adalah pola makan wanita hamil itu sendiri.
  3. Payudara besar sebelah
    Saat anda hamil akan mengalami beberapa perubahan hormone, yang salah satunya menyebapkan perubahan pada payudara yang semakin membesar. Namun untuk mengindentifikasi atau memperikrakan anda hamil anak laki – laki.

    Biasanya payudara bagian kanan akan terasa lebih besar dari pada yang kiri. Hal itu pun akan berbanding terbalik jika anda hamil anak perempuan.
  4. Gerakan janin
    Kehamilan anak laki – laki biasanya di tandai dengan gerakan janin yang sudah mulai aktif dari usia kandungan menginjak 3 bulan.

    Denyut janin pun akan terasa juga saat usia kandungan 3 bulan. Sedangkan untuk usia janin 5 bulan ke atas intensitas gerak akan lebih sering dan sangat aktif.
  5. Telapak kaki dingin
    Cobalah sesekali anda meraba telapak kaki bawah, apakah akan terasa dingin? Jika iya, kemungkinan anda mengandung anak laki – laki.
  6. Mengitung denyut nadi
    Ciri wanita hamil laki – laki selanjutnya adalah dengan menghitung deyut nadi per menit. Jika detak jantung anda terhitung masih di bawah 140 per menitnya, maka besar peluang untuk hamil anak laki – laki.

    Denyut jantung ini dapat anda jadikan acuan bagi anda yang ingin mengetahui jenis kelamin janin yang anda kandung.
  7. Muncul banyak jerawat
    Jika selama kehamilan anda sering berjerawat kemungkinan anda mengandung anak laki – laki hal ini disebapkan karena peningkatan hormone wanita hamil tersebut.

    Hal ini akan terjadi sebaliknya jika anda mengandung anak perempuan, wajah anda akan lebih terlihat bersih dan berseri – seri.
  8. Posisi tidur
    Saat ibu mengandung janin anak laki – laki, posisi tidur saat hamil akan lebih sering menghadap ke sebelah kiri.

Bagaimana? Apakah anda mnegalami beberapa pertanda dari 8 ciri wanita hamil anak laki – laki diatas? Jika benar, selamat anda sedang mengandung jagoan laki – laki kecil.

Namun, yang perlu di ingat baik mengandung anak perempua atau pun laki – laki sebaiknya kita syukuri karena anak adalah anugrah yang sudah di titipkan untuk kita.

8 Tanda Hamil Yang Kemungkinan Anda Rasakan

Ekspresi-ekspresi kaget dan pertanyaan sederhana sering bermunculan saat perempuan merasakan ada hal yang aneh yang sedang di rasakan mereka setelah melakukan hubungan suami-istri.

Tanda-tanda awal kehamilan menjadi suatu sarana untuk mengira-ngira saja, tapi yang perlu di ingat bahwa tidak semua tanda di bawah ini merupakan tanda kehamilan.

Namun, jika anda mengalami beberapa tanda yang sama dengan di bawah ini kemungkinan anda sedang hamil.


Nah, untuk mempermudah mendekteksi apakah anda hamil atau tidak, berikut ulasan mengenai 8 tanda hamil yang kemungkinan anda rasakan.

  1. Mual dan mutah
    Gejala ini memang identik sekali dengan kehamilan. Banyak orang yang meyakini bahwa sering mual terutama di pagi hari kemungkinan hamil.

    Sebenarnya perubahan hormone lah yang menyebapkan wanita hamil merasa mual dan muntah. Jika anda benar-benar hamil, tak usah kawatir karena gejala mual dan mutah hanya akan berlangsung pada trimester pertama.
  2. Perut Kembung
    Tanda hamil selanjutnya yang sering terjadi adalah perut kembung. Jika belakangan ini anda sering merasakan perut kembung bisa jadi perubahan hormon yang ada di dalam tubuh anda memicu perut kembung.
  3. Kenaikan Suhu Tubuh
    Jika terjadi kehamilan maka temperature suhu basal tubuh ibu akan meningkat. Suhu sebenarnya ketika anda bangun tidur di pagi hari akan terus meningkat.

    Peningkatan tersebut hingga 1 derajat semenjak terjadinya konsepsi.Kondisi ini akan bertahan selama terjadi kehamilan. Dan berlangsur terus menerus.
  4. Tidak Menstruasi
    Meskipun tidak selalu berarti suatu kehamilan, tapi tidak terjadinya menstruasi selama berbulan-bulan bisa jadi merupakan tanda hamil yang sedang anda alami. Sangat disarankan bagi wanita untuk mencatat tanggal siklus haid mereka.
  5. Sering Kencing
    Keinginan buang air menjadi lebih sering dari biasanya? Kemungkinan anda sedang mengandung karena janin yang tumbuh di rahim menekan kandung kemih dan akibanya adanya peningkatan sirkulasi darah.

    Namun, untuk memastikannya anda harus membawa alat tes kehamilan agar lebih yakin apakah hal itu di sebapkan oleh kehamilan atau tidak.
  6. Payudara Membesar
    Ada kalanya gejala ini seperti tanda saat anda mendekati hari menstruasi. Rasa nyeri dan payudara lebih besar dari ukuran sebenarnya.

    Beberapa wanita bahkan bisa meraakan perbedaan ini setelah beberapa hari setelah terjadi pembuahan.
  7. Penciuman Lebih Sensitif
    Perubahan hormone saat hamil yang terjadi di dalam tubuh wanita hamil terkadang menyebapkan penciuman mereka lebih sensitif dari biasanya. Hal ini juga memicu si ibu hamil menjadi eneg dan perasaan ingin mual.
  8. Sembelit
    Sembelit terjadi karena peningkatan hormone progesterone. Hormone ini berdampat mengendurkan otot-otot dinding usus sehingga menyebapkan sembelit atau susah buang air besar.

    Namun terdapat keuntungan yang di dapat si ibu hamil, karena memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil

Setelah mengetahui tanda hamil di atas semoga calon ibu mulai meningkatkan perhatian pada kesehatan diri dan perkembangan janinnya.

Pada awal kehamilan sebaiknya konsumsi buah dan sayur, banyak minum air putih dan hindari aktivitas yang terlalu berat.

Ciri Hamil yang Tak Disadari Calon Ibu

Kehamilan merupakan periode dimana seorang wanita berhenti menstruasi karena adanya pembuahan yang terjadi. mereka membawa embrio di dalam rahimnya. Namun ciri hamil ini biasanya mirip dengan gejala sakit biasa seperti gejala masuk angin.

Sehingga para calon ibu tak menyadari jika dirinya sedang mengandung. Padahal, yang harus dilakukan oleh ibu hamil adalah menjaga kondisi badanya dan memakan makanan yang bayak gizi dan vitamin agar perkembangan janin pun ikut baik dan sehat.


Maka dari itu, setiap pasangan yang sudah menikah seharusnya mempelajari ciri hamil sehingga anda dapat memperkirakan apakah anda sedang hamil atau sekedar sakit biasa.

Bagi anda yang penasaran, berikut saya informasikan 8 ciri hamil yang harus anda ketahui:

  1. Payudara bengkak dan terasa lebih lebih
    Apakah anda merasakan nyeri pada payudara? Kondisi nyeri payudara adalah kondisi kehamilan yang paling umum. Di awal kehamilan payudara akan lebih mengisi besar, dan berubah bentuk karena mempersiapkan untuk menghasilkan asi.

    Anda akan merasakan payudara yang sensitive dan lemut selama beberapa bulan kedepan saat kehamilan. Perubahan warna aerola pun menjadi lebih gelap dari sebelumnya.
  2. Perubahan bentuk tubuh
    Bukan hanya perut yang akan mengalami perubahan seperti membuncit, namun bagian lainya pun akan ikut menyertai perubahan sering membesarnya perut.

    Seperti pada bagian, bokong, pahan dan dada, serta lengan tangan juga akan mengalami pembengkakan.
  3. Mual
    Rasa mual yang dirasakan ibu hamil adalah karena adanya peningkatan hormon HCG atau Human Chorionic Gonadotrophin yang menyebapkan pedih pada bagian lapisan perut sehingga anda akan reflek mual dan mutah.

    Biasanya rasa mual ini akan hilang pada saat anda memasuki trimester ke-2 kehamilan. Kondisi ini akan menyertai anda sepanjang hari lebih-lebih pada pagi hari ketika anda bangun tidur.
  4. Perubahan mood
    Perubahan mood ini selau datang menemani wanita hamil. Ada kalanya mereka merasakan bahagia, tapi beberapa waktu kemudian menjadi galau, hingga mara-marah tak jelas.

    Perubahan hormone ini termasuk hal yang biasa karena adanya perubahan hormone secara derastis di dalam tubuhnya.
  5. Pusing (headaches)
    Pusing atau sakit kepala memang hal biasa yang dialamai setiap orang. Hal ini juga termasuk kondisi yang sering dialami oleh wanita hamil. Rasa sakit ini yang dialami wanita hamil dapat disebapkan oleh beberapa factor fisik, seperti rasa lelah, lapar, mual dan tekanan darah.

  6. Sering meludah (hipersalivasi)
    Perubahan hormon estrogen ini menyebapkan wanita hamil sering meludah setiap saat. Biasanya kondisi ini terjadi pada kehamilan trimester pertama dan akan menghilang pada trimester K3-2.
  7. Merasakan gejala PMS
    Anda merasakan perut kembung, sakit pinggang, nyeri pada payudara, bahkan nafsu makan yang meningkat? Gejala ini memang sama dengan gejala pms padahal gejala yang seperti ini adalah ciri hamil yang mungkin anda alami.
  8. Naiknya temperature basal tubuh
    Jika terjadi kehamilan, maka suhu basal tubuh wanita hamil akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadi kehamilan. dan akan berakhir setelah anda melakukan persalinan.

Itulah 8 poin yang merupakan ciri hamil yang di alami wanita yang sedang hamil muda. Namun tidak semua wanita akan mengalami hal tersebut, untuk memastikannya dan mendapatkan hasil yang akurat segeralah ke dokter kandungan atau bidan terdekat.

10 Ciri-ciri Hamil Muda yang Harus Diketahui Sejak Dini

Bagi calon ibu yang sedang mencari tahu ciri-ciri hamil muda bisa diketahui dengan beberapa metode.


Nah, ada beberapa ciri wanita hamil yang kasat mata dapat diamati dari perubahan fisik dan juga perilaku. Pada umumnya ciri-ciri fisik wanita hamil akan mulai terlihat setelah 2 minggu masa hamil.

Sementara pada usia 3 minggu akan semakin terlihat, dan puncaknya akan benar-benar jelas diketahui masa hamil berumur 1 bulan. Namun, untuk mengetahui apakah hamil atau tidak, tentu cara terbaik menurut medis adalah dengan melakukan tes kehamilan tes pack urin.

Tes kehamilan dengan menggunakan test pack sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau setelah bangun tidur di pagi hari agar urin benar-benar dalam kondisi yang dapat menunjukan hasil yang akurat.

Biasanya akan muncul dua garis yang menunjukan hamil sementara akan muncul sat ugaris saja jika anda negatif. Berikut ciri-ciri hamil muda yang harus diketahui sejak dini.

  1. Tidak Mens/Haid (tidak menstruasi pada siklus hail bulan berikutnya)
    Gejala awal yang paling jelas dari kehamilan adalah tidak mens atau haid sebagaimana biasanya yang anda dapatkan setiap bulannya. 

    Namun, tidak semua kondisi terlambat haid merupakan pertanda hamil. Untuk memastikan secara pasti sebaiknya, tes kehamilan adalah langkah yang tepat jika ibu terlambat atau tidak datang bulan untuk mengetahui ciri hamil yang pasti dan lebih akurat.
  2. Terdapat Bercak Darah dan Kram Perut
    Beberapa hari setelah pembuahan, telur yang telah dibuahi tadi menempel pada dinding rahim. Ini dapat menyebapkan tanda awal kehamilan seperti bercak darah dan kram. Bercak darah ini disebapkan oleh proses implantasi calon janin anda ke dinding rahim.

    Namun gejala ini jarang di alami wanita hamil sementara kram perut rasa mirip dengan kram saat menstruasi, sehingga beberapa wanita mengira kram dan pendarahan adalah penanda mulainya periode datang bulan atau mestruasi yang biasanya mereka alami.
  3. Keputihan
    Selain pendarahan, ciri-ciri hamil muda berikutnya adalah mengalami keputihan. Ini dikarenakan peningkatan pertumbuhan sel yang melapisi vagina atau (penebalan dinding vagina) yang dimulai setelah pembuahan.

    Keputihan bisa saja terjadi selama kehamilan dan biasanya tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan khusus. Namun, jika ibu hamil yang mengalami keputihan disertai rasa gatal dan bau yang tidak sedap, segera beritahu bidan atau dokter.

    Sehingga mereka dapa memeriksa apakah ibu hamil mengalami infeksi bakteri.
  4. Nafas Pendek
    Berbagai kegiatan yang senantiasa anda lakukan terasa lebih berat. Anda akan merasa terengah-engah walaupun melakukan kegiatan yang ringan. Nafas pendek yang anda alami kemungkinan adalah sebuah tanda kehamilan.

    Dimana janin yang sedang tumbuh memerlukan banyak oksigen sehingga jatah oksigen anda akan semakin berkurang karena terbagi dengan oksigen yang diperlukan janin.
  5. Kelelahan dan Mengantuk
    Merasa kelelahan dan sering pingsan tiba-tiba merupakan gejala normal yang seing dialami calon ibu saat hamil muda. Seorang wanita dapat merasa lelah luar biasa selama satu minggu setelah hamil, ini dikarekan hormone seperti hormone progesterone yang berkembang secara pesat.

    Hal-hal seperti tingkat gula darah dan tekanan darah yang lebih rendah, dan kebutuhan sumber daya untuk pertumbuhan, beresta hal lainya juga mempengaruhi tingkat kelelahan wanita hamil. 

    Jika anda positif hamil dan mengalami kelelahan, penting untuk mendapatkan banyak istirahat dan banyak mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein dan zat besi untuk mengimbangi itu.
  6. Morning Sickness (mual, muntah dan pusing)
    Meskipun tidak semua wanita hamil mengalaminya, namun morning sickness adalah ciri-ciri hamil muda yang juga popular menjadi tanda kehamilan yang gampang ditebak setiap orang.

    Penyebap pasti dari morning sickness tidak diketahui, tetapi hormone-hormon kehamilan mungkin berkontribusi terhadap gejala ini. Mual selama kehamilan dapat diketahu terjadi pada setiap saat sepanjang hari, tetapi paling sering terjadi ketika di pagi hari.

    Untuk sakit kepala yang timbul tersebut diakibatkan perubahan hormone. Dalam hal ini wanita hamil disarankan harus berhati-hati dan bijak dalam memilih obat pereda nyeri yang dikonsumsi.
  7. Sering Buang Air Kecil
    Anda mungkin sering terganggu ketika tidur, dimana anda harus lebih sering terjaga untuk buang air kecil.

    Hal ini merupakan salah satu ciri kehamilan, karena tubuh akan menghasilan cairan ekstra. Sehingga kantung kemil semakin bekerja lebih keras dan anda harus selalu merasakan ingin buang air kecil.
  8. Indra Penciuman Lebih Sensitif
    Banyak wanita merasakan indra penciumannya lebih sensitif dimana saat mecium bau-bau seperti bau bumbu masakan yang ada di dapur akan merasa eneg dan ingin muntah. Hal ini normal terjadi pada saat awal kehamilan.
  9. Meningkatnya Berat Badan dan Suhu Tubuh
    Peningkatan berat badan sering terjadi karena adanya pembesaran rahim dan pada beberapa bagian dari tubuh ibu. Penambahan berat badan ini sedikit banyak meningkatkan suhu basal tubuh karena ibu menyimpan lemak di bagian payudara untuk memproduksi asi nantinya.
  10. Sering Meludah
    Ciri-ciri hamil muda yang terakhir adalah sering meludah. Perubahan hormone, terutama peningatan hormone progesterone dapat meningkatkan produksi liur pada perempuan hamil. Inilah yang menyebapkan sebagian ibu hamil sering meludah.

    Ini sama sekali bukan ciri hamil yang berbahaya, karena peningkatan liur juga berguna untuk meningkatkan rasa ining makan pada calon ibu dan juga membantu proses pencernaan.

Semoga artikel ini membantu para calon ibu untuk mengetahui ciri-ciri hamil muda sejak dini. Agar dapat menjaga tubuh dan mepersiapkan nutris-nutrisi yang baik untuk si ibu dan perkembangan janin.

Memahami Tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid

Banyak sekali wanita yang tak menyadari bahwa diri mereka sedang mengandung, tak tanggung – tanggung terkadang usia kehamilan memasuki 12 minggu keatas mereka baru menyadarinya. Kondisi ini dikarenakan kurang peka dan kurangnya pemahaman mengenai Tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid.

Padahal mengetahui tanda kehamilan dapat mengurangi resiko kekurangan nutrisi pada tubuh dan janin anda selama berlangsungnya kehamilan. Bahkan bagi anda yang telah mengetahui tanda kehamilan anda dapat mengurangi aktivitas – aktivitas yang terlalu berat.

Memang sebagian wanita bisa mengalami gejala ataupun tanda kehamilan sebelum waktu haid tiba. Hal ini dikarenakan terjadi peruahan hormone pada tubuh.

Dan untuk menjadi patokan sebaiknya anda menyimak informasi mengenai Tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid berikut:

  1. Perubahan Warna pada Area Kewanitaan

    Tanda kehamilan yang mungkin anda alami adalah peerubahan warna pada bibir kemaluan. Pada kondisi norma umumnya berwarna merah muda sedangkan ketika mengalami ovulasi akan berubah menjadi lebih pucat.

    Selain perubahan pada warna bibir kemaluan, keluarnya cairan menyerupai keputihan pun akan muncul cairan tersebut merupakan cervical mucus yang sangat tipis sehingga mengeluarkan cairan pada saat pembuahan.

  2. Kram Perut

    Beberapa wanita mengalami kram perut sebagai tanda awal kehamilan sebelum telat haid. Hal ini terjadi karena proses implantasi pada dinding rahim. Implantasi terjadi setelah 8 – 10 har setelah proses ovulasi atau sekitar 4 – 6 hari sebelum menstruasi tiba.

    Karena gejalanya yang mirip dengan mestruasi banyak wanita yang menduga bahwa kondisi ini merupakan gejala menstruasi.

  3. Mual / mutah

    Tanda awal kehamilan selanjutnya peningkatan hormone estrogen dimana kadar asamm lambung meningkat sehingga memicu rasa mual. Beberapa wanita mengalami mual begitu dini yakni pada usia kandungan memasuki satu minggu seteleh terjadinya proses pembuahan, atau kira – kira seminggu sebelum menstruasi berikutnya.

    Perubahan selanjutnya adalah perubahan mertabolisme glikogen hati yang juga dapat menyebapkan rasa mual. Bahkan mual pada ibu hamil diusia kehamilan muda dipicu juga karena factor psikologis.

  4. Sering Buang Air Kecil

    Sering merasakan buang air dengan intensitas tinggi merupakan akibat dari pertumbuhan janin pada rahim yang terus membesar. Kondisi janin yang membesar ini akan menekan kandung bagi kemih, bagi beberapa wanita ini merupakan tanda awal kehamilan bahkan sebelum terlambat haid.

  5. Perubahan dan Nyeri Payudara

    Tanda awal kehamilan yang dapat anda rasakan adalah payudara yang lebih sensitive terhadap sentuhan, bahkan terkadang anda akan merasakan tidak nyaman ketika memakai bra karena akan terasa nyeri.

    Pada 2 – 3 minggu setelah pembuahan, perubahan hormonal bisa membuat payudara seperti ini. Payudara pun akan terasa lebih berat dan penuh, hal ini akan berlangsung seiring bertambahnya usia kehamilan.

  6. Pusing
    Apakah anda sering mengalami pusing akhir – akhir ini? Mungkin saja anda mengalami tanda awal kehamilan. Pusing ini terjadai akibat pembuluh darah yang membesar dan tekanan darah menjadi turun, disamping itu anad juga akan merasakan lemas akibat rendah nya kadar gula darah.

  7. Suhu Tubuh

    Anda dapat mengetahui tanda awal kehamilan melalui pengukuran suhu tubuh. Caranya adalah anda dapat mengukur suhu tubuh ketika bangun pagi sebelum anda beranjak dari tempat tidur. Wanita yang mengelami pembuahan cenderung akan mengalami kenaikan suhu tubuh dari suhu normal.

Sekita informasil mengenai Tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda.

Penyebap dan Ciri Kehamilan Bayi Sungsang

Dalam perkembangannya, janin dalam kandungan akan mengalami perubahan posisi. Dan terkadang posisi janin tersebut tidak seperti yang semestinya. Seperti halnya sungsang atau terbalik. Bayi sungsang menjadi salah satu kondisi yang mungkin saja di hadapi oleh ibu hamil.

Ciri kehamilan sungsang biasanya diketahui sesuah ibu hamil memeriksakan kandunganya ke dokter dan di lakukan pemeriksaan lewat USG, dan akan terlihat semua bagaimana perkembangan hingga posisi janin.

Untuk itulah manfaat anda memeriksakan kandungan ke dokter, agar kita sebagai calon ibu tetap bisa mengontrol dan mengetahui bagaimana perkembangan janin. Apa bila ada masalah dengan janin kita pun dokter akan segera menanganinya.

Untuk mengontol posisi janin dalam kandungan, kita juga dapat melakukannya dirumah dengan cara mengetahui berdasaran ciri – ciri kehamilan yang dapat di amati dari luar. Berikut ciri kehamilan sungsang yang dapat anda ketahui:

  1. Meraba perut
    Bagi anda yang sudah berpengalaman maka hal ini akan anda lakukan senantiasa untuk mengecek kadungan lewat cara meraba perut. Bila kandungan normal, posisi kepala bayi ada di bawah.

    Demikian sebaliknya, bila posisi kepala bayi dalam rahim ada di atas, ini berarti ada sebuah kelainan atau posisi yang salah pada kandungan anda. Posisi kelapa di atas seperti itu sering dinamakan dengan sungsang.

  2. Usia kehamilan
    Biasanya seorang ibu akan merasakan kehamilan sungsang ketika kehamilannya sudah masuk minggu ke – 36 atau mendekati usia persalinan. Hal ini di karenakan usia janin yang semakin tua sehingga gerakan bayi pun telah menjadi lebih kuat.

  3. Posisi tendangan
    Bila anda serimg merasakan tendangan – tendangan bayi pada bagian perut bawah, hal semaca ini bisa anda jadikan patokan bahwaa anda mengalami kehamilan sungsang. Ini karena kaki bayi berada pada posisi bawah serta kepalanya di atas.

Bayi Sungsang Masih Menjadi Kondisi Serius
Biasanya kondisi bayi sungsang menimbulkan rasa kekhawatiran pada saat proses kelahiran, meskipun sudah ada cara aman untuk melahirkan misalkan saja dengan operasi caesar. Berikut penyebap umum yang sering terjadi kehamilan sungsang:

  • Bentuk rahim tak sempurna
    Bentuk rahim yang tak sempurna biasanya menjadi penyebap bayi sungsang. Hal ini biasanya terjadi pada ibu hamil yang memiliki bentuk rahim sempit atau kelainan rahim yang disebapkan cidera, trauma kecelakaan, dan posisi pinggul yang semakin sempit karena usia.

  • Usia ibu hamil
    Semakin tua usia ibu hamil maka semakin besar pula resiko kehamilan sungsang. Resiko hamil di usia 35 tahun ke atas semakin tinggi untuk bayi mengalami sungsang.

    Hal tersebut bisa di pengaruhi dengan perubahan bentuk rahim, kondisi fisik ibu hamil, dan kondisi panggul yang sulit untuk posisi bayi normal.

  • Volume air ketuban
    Air ketuban berfungsi menjaga kenyamanan bayi agar tetap bisa bergerak dengan baik. Namun ada sebuah kondisi kesehatan tertentu ketika ibu hamil memiliki air ketuban yang sedikit. 

    Jika air ketuban terlalu sedikit maka bayi tidak bisa bergerak bebas sehingga sulit untuk masuk ke panggul saat masuk masa persalinan. Sementari air ketuban yang terlalu banyak membuat bayi aktif dan terkadang tidak sesuai dengan posisi yang semestinya.

  • Posisi plasenta tidak tepat
    Jika ibu hamil memiliki posisi plasenta yang terlalu berada di bagian kanan atau bawah bisa menyebapkan bayi sungsang. Hal ini juga dipengaruhi dari posisi plasenta yang memang sudah bermasalah sejak awal kehamilan.

    Gangguan plasenta kehamilan bisa juga karena, merokok saat hamil dan masih melakukan aktivitas yang berbahaya bagi ibu hamil.

  • Stress saat hamil
    Ketika ibu hamil mengalami banyak pikiran atau stress maka bisa juga menjaadi penyebap sebuah kondisi bayi sungsang.

    Hal ini bisa terjadi karena ketika ibu hamil berpikir terlalu keras maka bisa menyebapkan gangguan hormone tubuh yang mengalir ke bayi secara langsung. Dan bayi mencari posisi paling nyaman kerena berbagai perubahan dalam rahim.

Itulah penyebap dan ciri kehamilan sungsang yang dapat anda pahami, meskipun demikian kondisi ini dapat diubah dengan beberapa cara. Cara trsebut dapat anda ketahui lewat dokter yang telah memeriksa kandungan anda.

Mitos Mengenai Ciri – ciri Hamil Anak Perempuan

Meskipun zaman sudah modern dan serba teknologi, masih banyak juga masyarakt indonesia yang mempercayai mengenai mitos. Mitos tersebut diantaranya mengenai Ciri – Ciri Hamil anak perempuan.

Meskipun tidak berbahaya namun mempercayai mitos tersebut dapat membuat anda berharap lebih khusunya anda yang mengharapkan mempunyai anak perempuan dan terfokus terhadap hal – hal belum pasti kebenarannya.

Mitos Mengenai Ciri – ciri Hamil Anak Perempuan
Terlebih – lebih jika anda telah membeli segala perlengkapan bayi yang barbau perempuan, seperti baju berwana pink, boneka dan lain – lain.
Untuk itu anda perlu menyimak artikel ini karena dalam ulasan berikut terdapat penjelasan dan sisi medis menngenai Ciri – Ciri Hamil anak perempuan:


  1. Bentuk perut 

    Menurut mitos yang beredar di masyarakat, jika perut anda terlihat tinggi atau melebar ke tengah makan anda mengandung anak perempuan. Namun, ternyata ini hanyalah sebuah mitos yang telah tersebar luas di masyarakat.

    Jenis kelamin bayu dalam kandungan tidak dapat mempengaruhi otot – otot perut anda. Meskipun demikian, bentuk perut pada ibu hamil pada tiap – tiap orang berbeda – beda atau bervariasi. Hal ini tergantung pada bentuk tubuh ibu hamil dan usia kandungannya.
  2. Ngidam makanan asam 

    Setiap ibu hamil memang akan mengalami suatu masa ingin memakan makanan yang aneh – aneh atau sering disebut dengan ngidam. Menurut mitos jika ibu hamil menginginkan makanan dengan rasa yang asam – asam maka janin yang dikandung adalah perempuan.

    Namun, jika dilihat dari sisi medis, ngidam itu terjadi karena ibu hamil mengalami perubahan hormone dalam tubuhnya yang mempengaruhi indra penciuman. Jadi, bukan karena jenis kelamin calon bayi anda.
  3. Detak jantung

    Pada umumnya, detak jantung bayi berkisar antara 110 hingga 160. Namun, mitos yang beredar di masyarakat mengatakan bahwa jika detak jantung bayi anda lebih cepat dari 140 kali, makan anda mengandung anak permpuan.

    Namun, menurut penelitian tidak ada perbedaan antara detak jantung bayi laki – laki dan bayi perempuan saat berada dalam kandungan.
  4. Muntah – muntah

    Sering mutah – muntah di pagi hari atau yang lebih dikenal dengan morning sickness ini merupakan pertanda anda hamil anak perempuan. Bagi anda yang beranggapan seperti itu, mungkin mitos itu ada benarnya.

    Karena menurut penelitian wanita yang mengalami morning sickness lebih parah mungkin akan melahirkan bayi perempuan.

    Hal tersebut disebapka karena hormone HCG, hormone ini memicu terjadinya morning sickness cenderung lebih tinggi pada ibu hamil yang mengandung bayi perempuan. Biasanya kondisi muntah yang berlebihan disebut dengan hyperemesis gravidarum.
  5. Terlihat kurang menawan

    Mitos yang tak kalah popular di masyarakat adalah jika anda terlihat kurang menawan atau kusam maka anda dipastikan hamil anak perempuan.

    Karena kecantikan yang anda miliki diserap oleh bayi anda. Dan sebaliknya, jika anda hamil anak laki – laki, maka wajah anda akan terlihat lebih cantik. Namun, itu semua hanya mitos saja.

Bagi anda termasuk masyarakat modern janganlah mempercayai mitos yang belum tentu kebenarannya. Ada baiknya anda melakukan tes usg di rumah sakit untuk memastikan Tanda Pasti Hamil anak perempuan.

Karena dengan lewat tes usg anda dapat memastikan secara akurat mengenai jenis kelamin anak anda. Biasanya anda dapat melakukan tes usg di munggu ke – 18 hingga minggu ke – 20 usia kehamilan.

Kenali Tanda Wanita Hamil Ektopik Sejak Dini


Hamil ektopik merupakan salah satu bahaya dalam kehamilan yang menghantui setiap wanita hamil. Gejala yang mendandai terjadinya kehamilan ektopik adalah terjadinya perdarahan pada trimester awal kehamilan yang disertai dengan nyeri perut yang sangat hebat.

Pada umunya proses kehamilan yang normal terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi tertanam di dalam rahim dan janin akan bertambah besar dan berkembang dengan baik karena asupan nutrisi dari pembuluh darah yang banyak.


Namun, untuk kasus kehamilan ektopik sangat berbeda dengan kehamilan normal karena sel telur yang telah dibuahi tidak tertanam di dalam rahim dan berada di tempat lain di luar rahim seperti pada saluran tuba. Dan pada kondisi ini janin tidak bisa berkembang layaknya pada kehamilan normal, karena janin tersebut tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.

Kehamilan ektopik pada seseorang wanita 95% terjadi pada saluran tuba yang menghubungkan indung telur dengan rahim.

Kenali Tanda Wanita Hamil Ektopik Sejak Dini

Pecahnya saluran tuba merupakan salah satu kondisi berbahaya yang membutuhkan penanganan dan terapi yang cepat, karena jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat akan membahayakan kondisi si ibu juga.

Untuk lebih jelasnya, simak artikel berikut ini karena dalam artikel ini selain membahas Tanda Wanita Hamil ektopik juga membahas factor – factor penyebap kondisi ini.

  1. Pendarahan dari Jalan Lahir

    Gejala pertama yang dapat dialami ibu hamil ektopik adalah pendarahan dari jalan lahir. Pendarahan ini biasanya berupa bercak darah atau spotting yang terjadi pada usia kehamilan yang masih muda yakni dibawah 20 minggu.

    Selain itu sebenarnya pada saluran tuba seorang wanita juga mengalami perdarahan dalam rongga perut. Perdarahan ini dapat menyebapkan seorang wanita mengalami syok yang terjadi akibat kehilangan banyak darah.
  2. Abdominal Pelvic Tenderness

    Kondisi ini merupakan kondisi dimana daerah perut terutama bagian bawah teraba tegang saat dilakukan pemeriksaaan. Kondisi yang demikian ini disebapkan oleh suatu proses peradangan pada lapisan perut bagian dalam ( peritoneum ) yang terjadi akibat pecahnya saluran tuba. Abdominal Pelvic Tenderness juga dapat terjadi secara difusi ( menyeluruh ) maupun terlokalisir.
  3. Nyeri Perut

    Tanda Wanita Hamil ektopik yang biasanya dialami oleh wanita hamil adalah rasa nyeri perut yang terjadi secara tiba – tiba atau mendadak. Hal ini disebapkan karena pecahnya saluran tuba tempat dimana hasil pembuahan tertanam.

    Tipe nyeri perut yang dirasakan ibu hamil pun beragam, bila dirasakan pada bagian perut kanan atau kiri bawah atau bersifat menyeluruh dan dirasakan sama diseluruh perut, kondisi seperti ini dapat menyebapkan bahaya bagi keselamatan seorang wanita jika tidak ditangani dengan benar dan sesegera mungkin.
Faktor – faktor Penyebab Terjadinya Kehamilan Ektopik 
  • Pertama adalah kelompok risiko tinggi, mayoritas penderita kehamila ektopik memang berasal dari kelompok ini. Wanita yang termasuk dalam kelompok risiko tinggi adalah wanita – wanita yang mempunyai riwayat operasi pada saluran tuba sebelumya.

    Selain itu, penggunaan AKDR ( alat kontrasepsi dalam rahim ) yang tidak terkontrol dengan baik juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini.
  • Kedua adalah kelompok risiko sedang, biasanya meliputi wanita – wanita dengan riwayat infertilitas atau susah mendapatkan momongan selama bertahun – tahun.

    Tak jauh berbeda dengan kelompok risiko sedang, pada kelompok dengan factor risiko rendah juga didapatkan bahwa kehamilan ektopik mugkin bisa disebapkan kebiasaan bilas genital dengan berbagai produk yang belum jelas khasiatnya.
Untuk itulah pentingnya pemeriksaan kehamilan sejak dini bukan hanya untuk mengetahui jenis kelamin si janin melainkan juga untuk mengetahui kondisi janin yang sebenarnya di dalam kandungan. Jadi, untuk para calon ibu jangan bermalas – malas untuk memeriksakan diri ke dokter.

Demikianlah beberapa Tanda Wanita Hamil ektopik dan juga factor penyebapnya yang dapat anda pahami.