Mitos Mengenai Ciri – ciri Hamil Anak Perempuan

Meskipun zaman sudah modern dan serba teknologi, masih banyak juga masyarakt indonesia yang mempercayai mengenai mitos. Mitos tersebut diantaranya mengenai Ciri – Ciri Hamil anak perempuan.

Meskipun tidak berbahaya namun mempercayai mitos tersebut dapat membuat anda berharap lebih khusunya anda yang mengharapkan mempunyai anak perempuan dan terfokus terhadap hal – hal belum pasti kebenarannya.

Mitos Mengenai Ciri – ciri Hamil Anak Perempuan
Terlebih – lebih jika anda telah membeli segala perlengkapan bayi yang barbau perempuan, seperti baju berwana pink, boneka dan lain – lain.
Untuk itu anda perlu menyimak artikel ini karena dalam ulasan berikut terdapat penjelasan dan sisi medis menngenai Ciri – Ciri Hamil anak perempuan:


  1. Bentuk perut 

    Menurut mitos yang beredar di masyarakat, jika perut anda terlihat tinggi atau melebar ke tengah makan anda mengandung anak perempuan. Namun, ternyata ini hanyalah sebuah mitos yang telah tersebar luas di masyarakat.

    Jenis kelamin bayu dalam kandungan tidak dapat mempengaruhi otot – otot perut anda. Meskipun demikian, bentuk perut pada ibu hamil pada tiap – tiap orang berbeda – beda atau bervariasi. Hal ini tergantung pada bentuk tubuh ibu hamil dan usia kandungannya.
  2. Ngidam makanan asam 

    Setiap ibu hamil memang akan mengalami suatu masa ingin memakan makanan yang aneh – aneh atau sering disebut dengan ngidam. Menurut mitos jika ibu hamil menginginkan makanan dengan rasa yang asam – asam maka janin yang dikandung adalah perempuan.

    Namun, jika dilihat dari sisi medis, ngidam itu terjadi karena ibu hamil mengalami perubahan hormone dalam tubuhnya yang mempengaruhi indra penciuman. Jadi, bukan karena jenis kelamin calon bayi anda.
  3. Detak jantung

    Pada umumnya, detak jantung bayi berkisar antara 110 hingga 160. Namun, mitos yang beredar di masyarakat mengatakan bahwa jika detak jantung bayi anda lebih cepat dari 140 kali, makan anda mengandung anak permpuan.

    Namun, menurut penelitian tidak ada perbedaan antara detak jantung bayi laki – laki dan bayi perempuan saat berada dalam kandungan.
  4. Muntah – muntah

    Sering mutah – muntah di pagi hari atau yang lebih dikenal dengan morning sickness ini merupakan pertanda anda hamil anak perempuan. Bagi anda yang beranggapan seperti itu, mungkin mitos itu ada benarnya.

    Karena menurut penelitian wanita yang mengalami morning sickness lebih parah mungkin akan melahirkan bayi perempuan.

    Hal tersebut disebapka karena hormone HCG, hormone ini memicu terjadinya morning sickness cenderung lebih tinggi pada ibu hamil yang mengandung bayi perempuan. Biasanya kondisi muntah yang berlebihan disebut dengan hyperemesis gravidarum.
  5. Terlihat kurang menawan

    Mitos yang tak kalah popular di masyarakat adalah jika anda terlihat kurang menawan atau kusam maka anda dipastikan hamil anak perempuan.

    Karena kecantikan yang anda miliki diserap oleh bayi anda. Dan sebaliknya, jika anda hamil anak laki – laki, maka wajah anda akan terlihat lebih cantik. Namun, itu semua hanya mitos saja.

Bagi anda termasuk masyarakat modern janganlah mempercayai mitos yang belum tentu kebenarannya. Ada baiknya anda melakukan tes usg di rumah sakit untuk memastikan Tanda Pasti Hamil anak perempuan.

Karena dengan lewat tes usg anda dapat memastikan secara akurat mengenai jenis kelamin anak anda. Biasanya anda dapat melakukan tes usg di munggu ke – 18 hingga minggu ke – 20 usia kehamilan.

Kenali Tanda Wanita Hamil Ektopik Sejak Dini


Hamil ektopik merupakan salah satu bahaya dalam kehamilan yang menghantui setiap wanita hamil. Gejala yang mendandai terjadinya kehamilan ektopik adalah terjadinya perdarahan pada trimester awal kehamilan yang disertai dengan nyeri perut yang sangat hebat.

Pada umunya proses kehamilan yang normal terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi tertanam di dalam rahim dan janin akan bertambah besar dan berkembang dengan baik karena asupan nutrisi dari pembuluh darah yang banyak.


Namun, untuk kasus kehamilan ektopik sangat berbeda dengan kehamilan normal karena sel telur yang telah dibuahi tidak tertanam di dalam rahim dan berada di tempat lain di luar rahim seperti pada saluran tuba. Dan pada kondisi ini janin tidak bisa berkembang layaknya pada kehamilan normal, karena janin tersebut tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.

Kehamilan ektopik pada seseorang wanita 95% terjadi pada saluran tuba yang menghubungkan indung telur dengan rahim.

Kenali Tanda Wanita Hamil Ektopik Sejak Dini

Pecahnya saluran tuba merupakan salah satu kondisi berbahaya yang membutuhkan penanganan dan terapi yang cepat, karena jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat akan membahayakan kondisi si ibu juga.

Untuk lebih jelasnya, simak artikel berikut ini karena dalam artikel ini selain membahas Tanda Wanita Hamil ektopik juga membahas factor – factor penyebap kondisi ini.

  1. Pendarahan dari Jalan Lahir

    Gejala pertama yang dapat dialami ibu hamil ektopik adalah pendarahan dari jalan lahir. Pendarahan ini biasanya berupa bercak darah atau spotting yang terjadi pada usia kehamilan yang masih muda yakni dibawah 20 minggu.

    Selain itu sebenarnya pada saluran tuba seorang wanita juga mengalami perdarahan dalam rongga perut. Perdarahan ini dapat menyebapkan seorang wanita mengalami syok yang terjadi akibat kehilangan banyak darah.
  2. Abdominal Pelvic Tenderness

    Kondisi ini merupakan kondisi dimana daerah perut terutama bagian bawah teraba tegang saat dilakukan pemeriksaaan. Kondisi yang demikian ini disebapkan oleh suatu proses peradangan pada lapisan perut bagian dalam ( peritoneum ) yang terjadi akibat pecahnya saluran tuba. Abdominal Pelvic Tenderness juga dapat terjadi secara difusi ( menyeluruh ) maupun terlokalisir.
  3. Nyeri Perut

    Tanda Wanita Hamil ektopik yang biasanya dialami oleh wanita hamil adalah rasa nyeri perut yang terjadi secara tiba – tiba atau mendadak. Hal ini disebapkan karena pecahnya saluran tuba tempat dimana hasil pembuahan tertanam.

    Tipe nyeri perut yang dirasakan ibu hamil pun beragam, bila dirasakan pada bagian perut kanan atau kiri bawah atau bersifat menyeluruh dan dirasakan sama diseluruh perut, kondisi seperti ini dapat menyebapkan bahaya bagi keselamatan seorang wanita jika tidak ditangani dengan benar dan sesegera mungkin.
Faktor – faktor Penyebab Terjadinya Kehamilan Ektopik 
  • Pertama adalah kelompok risiko tinggi, mayoritas penderita kehamila ektopik memang berasal dari kelompok ini. Wanita yang termasuk dalam kelompok risiko tinggi adalah wanita – wanita yang mempunyai riwayat operasi pada saluran tuba sebelumya.

    Selain itu, penggunaan AKDR ( alat kontrasepsi dalam rahim ) yang tidak terkontrol dengan baik juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini.
  • Kedua adalah kelompok risiko sedang, biasanya meliputi wanita – wanita dengan riwayat infertilitas atau susah mendapatkan momongan selama bertahun – tahun.

    Tak jauh berbeda dengan kelompok risiko sedang, pada kelompok dengan factor risiko rendah juga didapatkan bahwa kehamilan ektopik mugkin bisa disebapkan kebiasaan bilas genital dengan berbagai produk yang belum jelas khasiatnya.
Untuk itulah pentingnya pemeriksaan kehamilan sejak dini bukan hanya untuk mengetahui jenis kelamin si janin melainkan juga untuk mengetahui kondisi janin yang sebenarnya di dalam kandungan. Jadi, untuk para calon ibu jangan bermalas – malas untuk memeriksakan diri ke dokter.

Demikianlah beberapa Tanda Wanita Hamil ektopik dan juga factor penyebapnya yang dapat anda pahami.

Mengenali Gejala Awal Kehamilan Anak Autis Sejak dalam Kandungan

Autis berasal dari bahasa yunani auto yang berarti ‘sendiri’ yang ditujukan kepada seseorang yang menunjukkan gejala ‘hidup’ dalam duniannya sendiri.

Autis merupakan cacat yang dialami terutama dalam hal perkembangan hidup yang pastinya sangat berpengaruh terhadap kemampuannya dalam berkomunikasi atau berinteraksi dengan orang lain.

Konon, katanya anak autis disebapkan karena makanan yang dimakan pada saat ibu hamil, atau sering menggunakan obat – obatan yang tidak dianjurkan dokter.

Dalam Gejala Awal Kehamilan anak autis, ibu hamil harus berwaspada terhadap kehamilannya karena kehamilan sangat erat hubungannya dengan keadaan autis yang disebapkan oleh pendarahan selama kehamilan.

Mengenali Gejala Awal Kehamilan Anak Autis Sejak dalam Kandungan

Pendarahan selama kehamilan biasanya disebapkan karena placental complication yang mengakibatkan gangguan pada otak janin. Pendarahan pada awal kehamilan juga dapat menyebapkan bayi terlahir premature dan bayi lahir dengan berat rendah yang juga merupakan risiko terjadainya anak autis.

Selain itu, ibu hamil juga harus mengawasi keadaan infeksi selama persalinan, terutama infeksi virus, merokok, stress selama kehamilan. Karena hal tersebut juga dapat memicu terjadinya bayi autis.

Dalam kehamilan juga berhati – hati lah dalam mengonsumsi obat – obatan, jika ingin mengonsumi obat sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Pada masa persalinan juga harus berhati – hati karena pemotongan tali pusat yang terlalu cepat juga dapat mengakibatkan terjadinya autis pada bayi.

KENALI GEJALA AWAL KEHAMILAN ANAK AUTIS SEJAK DALAM KANDUNGAN

Di era yang sebra canggih dengan teknologi – teknologi yang modern ini di dunia kedokteran telah mudah membantu ibu hamil untuk mengetahui perkembangan si bayi sejak masih dalam kandungan.

Bagi bunda yang kawatir mengenai kondisi si calon bayi, anda dapat melakukan serangkaian tes kehamilan untuk mendeksi apakah bayi anda nantinya mengalami penyakit autis atau tidak.

Para peneliti dari Universitas Cambridge, Inggris menyatakan sejak masih dalam kandungan seorang ibu bisa melakukan tes untuk melihat si bayi menderita autis atau tidak. Tes tersebut dilakukan dengan meneliti kandungan hormone testoteron ( hormone laki – laki ) dalam kandungan.

Jika dalam kandungan ibu hamil yang terkena hormone testoteron tinggi maka bayi yang lahir memiliki risiko terkena autis lebih tinggi.

Para peneliti telah mengungkapkan dan menunjukkan kondisi abnormal dari tingkat testoteron tinggi dalam rahim dapat menjadi salah satu pemicu anak tersebut kelak akan autis.

Tes ini berhasil mengungkap suatu penyakit dengan cara pengujian awal sebelum bayi lahir ke dunia.

APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Untuk mencegah gangguan perkembangan selama kehamilan, bunda harus melihat dan mengamati penyebap serta factor risiko terjadinya gangguan perkembangan sejak dalam kandungan.

Beberapa cara untuk mengantisipasi terjadinya gangguan tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan adalah dengan cara memeriksakan dan mengonsultasikan ke dokter spesialis kandungan sejak dini.

Memang setiap orang tua tak menginginkkan anaknya mengalami penyakit autis, mereka selalu menginginkan kondisi terbaik untuk anaknya.

Namun bagi anda yang memiliki anak dengan gejala autis janganlah membeda – bedakan sebap anak merupakan anugrah yang telah dititipkan oleh sang pencipta yang harus dijaga, dirawat, serta diberikan kasih sayang yang tulus dari kedua orang tua.

Untuk itu bersikap kooperatif akan lebih menciptakan ikatan emosional yang kuat sehingga anak tak merasa memiliki kekurangan apapun. Demikianlah ulasan yang dapat kami sampaikan semoga dapat menambah wawasan ibu hamil mengenai Gejala Awal Kehamilan anak autis.

Patokannya bahwa seorang anak mengalami autis adalah memiliki tujuh ciri anak autis, nah jika anak anda mengalami dua atau lebih dari ciri tersebut, maka bisa dikatakan anak tersebut mengalami penyakit autis.

Ribet Berbusana Kerja Saat Hamil? Batik Solusinya

Penampilan memang bukan yang utama, namun akan memberikan kesan sebagai seorang yang professional di mata atasan ataupun client. Dengan demikian, dalam keadaan sedang mengandungpun tetap harus dituntut menggunakan busana formal yang sopan dan juga nyaman.

Apalagi untuk kehamilan pertama dimana seseorang belum memiliki pengalaman sebelumnya, jadi harus banyak membaca dan mempersiapkannya dengan matang.

Apabila wanita tersebut mengalami kehamilan pertama dan masih harus tetap bekerja bisa memilih kain batik karena cocok dikenakan dalam berbagai situasi termasuk suasana formal untuk ke kantor. Bahan batik juga nyaman dikenakan karena terasa sejuk di kulit.

kehamilan pertama

Pilihlah model baju kerja ibu hamil dengan desain yang simple agar penampilannya tidak terlihat berat. Beberapa model yang cocok digunakan untuk wanita pertama hamil yaitu :

  1. Blazer Batik
    Kain batik juga dapat dijahit menjadi blazer cantik sebagai pelapis blus. Model blus batik batwing yang longgar juga akan sangat sesuai bagi ibu hamil. Jika proses pertama hamil terlihat perut sudah mulai membuncit dapat mengenakan blus dengan model babydoll plus celana lurus berbentuk pipa.
  2. Blouse Batik 
    Selain blazer, kain batik juga bisa dibuat model blouse dengan yang dengan menambahkan seperti rompi menempel bagian depan sehingga terasa lebih enteng dan dipadukan dengan celana kain yang tidak begitu ketat. Model ini memberikan kenyamanan bagi wanita yang sedang proses kehamilan pertama.

Contoh diatas hanyalah review dari beberapa jenis model kain batik yang bisa dibuat untuk wanita yang baru mengandung untuk pertama kalinya. Sebenarnya masih ada banyak model busana kantor lainnya yang bisa di explore menggunakan kain batik.

Ketahui juga : Tanda Kehamilan 8 Bulan

Terlebih dengan adanya peraturan pemerintah yang mewajibkan semua pegawai baik negeri maupun swasta untuk memakai kain batik, sehingga banyak produsen yang membuat sekaligus menjual busana kantor dari kain batik.

Jadi untuk menemukannya juga tidaklah menjadi kendala lagi dan tidak ada alasan untuk tidak memakai kain batik pada waktu kehamilan pertama.

Ketahui Tanda Awal Kehamilan

Ada beberapa tanda awal kehamilan yang bisa dilihat baik secara medis maupun nonmedis. Secara Medis dapat ditempuh dengan melakukan pengetesan kehamilan menggunakan tes pack atau tes urine dan menggunakan jalur USG.

Untuk jalur non medis tanda hamil pertama biasanya terlambat datang bulan. Selain itu juga mual dan muntah-mutah, sering buang air kecil, terjadi perubahan pada payudara, mudah lelah serta kram diperut.

Pada tanda awal kehamilan seseorang pasti merasa tidak nyaman dan moody-an. Mengalami kegelisahan dan stress. Terdapat pula yang merasa sensitif pada penciuman serta mengidam sesuatu.

Hal tersebut sangatlah wajar karena pada proses awal ini tubuh berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan akibat adanya perkembangan janin dalam tubuh.

Ketahui Tanda Awal Kehamilan

Bersiaga Sejak Datangnya Tanda Kehamilan

Pada masa tanda awal kehamilan biasanya datang begitu saja tanpa peduli sedang apa dan dimana kita berada. Oleh karena itu, seorang wanita harus mensiasati dengan berpakaian yang lebih gampang atau tidak ribet apalagi sedang menghadiri acara penting.

Akan menjadi suatu masalah besar apabila sedang berada di tengah pesta pernikahan teman dan pakaian yang dikenakan sangat ribet dengan banyak aksesoris lalu terasa nyeri di perut yang semakin melilit akibat pakaian yang dikenakan terlalu ribet. Selain membahayakan diri sendiri juga akan membahayakan janin yang dikandungnya.

Simak juga : Tanda Awal Kehamilan 8 Bulan

Mulailah dengan yang sederhana seperti mengecek lemari pakaian dan memilah-milah pakaian yang cocok untuk dipakai saat hamil. Jika mempunyai pakaian batik dengan model sederhana dan tidak ketat.

Karena pada tanda awal kehamilan seorang wanita harus dinyamankan dengan hal-hal kecil seperti pakaian yang dipakai agar memberikan rasa damai dan sejuk sehingga tidak menimbulkan stress yang berlebih. Model yang banyak digunakan para wanita hamil yaitu model dari kain batik.

Sangat tepat sekali apabila batik diterapkan untuk sehari-hari karena modelnya yang beragam membuat para wanita khususnya wanita hamil tidak merasa bosan dengan kain batik. Kain batik sangat disarankan karena bahannya yang tidak panas apabila dipakai.

Siaga Di Kehamilan Trimester Pertama

Perubahan perut pada kehamilan trimester pertama belum terlihat besar. Jika anda memakai pakaian seperti kaos yang sedikit longgar belum begitu terlihat adanya kehamilan pada diri anda.

Pada fase hamil usia 3 bulan anda masih bisa leluasa dengan memakai baju apa saja selagi anda masih merasa nyaman dengan apa yang anda pakai.

Namun tidak sembarangan juga ya, tetap harus diperhatikan untuk menjaga jabang bayi yang ada didalam perut.

kehamilan trimester pertama

Celana yang Disarankan Untuk Wanita Hamil

Pada usia kehamilan trimester pertama ini masih banyak para ibu hamil yang dalam memakai bawahan masih menggunakan jeans ketat, hanya saja pada pemakaian jeans sebaiknya bagian perut dilapisi kain yang lembut agar perut tidak menjadi lecet.

Sebenarnya penggunaan jeans sudah tidak dianjurkan lagi untuk umur hamil memasuki 3 bulan karena selain dapat menimbulkan lecet juga akan mengganggu perkembangan janin disebabkan oleh penekanan jeans yang dipakai.

Sekarang ini sudah banyak bawahan yang khusus didesain untuk ibu hamil. Apa saja bawahan itu?

Legging merupakan celana kain yang tipis dan melar juga dingin dipakai. Lengging dulu hanya sebuah kaos kaki panjang sampai paha, namun sekarang sudah bertransformasi menjadi sebuah celana dengan beragam warna dan corak yang bagus dilihat dan enak dipakai.

Simak juga : Tanda yang Akan Muncul Saat Usia Kehamilan 8 Bulan

Terobosan baru-baru ini ada legging bercorak batik dengan kombinasi warna yang anggun. Ada legging batik khusus untuk ibu hamil dari kehamilan trimester pertama hingga trimester ketiga. Dimana bentuk leggingnya diperbesar pada bagian perutnya sehingga bisa dipakai sampai keatas.

Selain legging, kain batik juga dirancang menjadi sebuah celana berbentuk pants.

Celana longgar dengan aksen karet di bagian perut dan kerut di bagian mata kaki. Pants batik menjadi trend baru di kalangan masyarakat karena mudahnya akses untuk mendapatkannya, kenyamanannya saat dipakai dan menambah kesan casual.

Tidak hanya untuk orang biasa saja yang bisa memakainya namun untuk ibu hamil yang memasuki kehamilan trimester pertama juga bisa memakainya.

Perlunya Olahraga Saat Hamil

Tanggal kelahiran tidaklah bisa diprediksi dengan tepat, bahkan meskipun sudah diketahui tanggal pembuahannya. Namun kebanyakan wanita menggunakan metode perkiraan berdasarkan hari pertama haid.

Selain metode perkiraan haid juga bisa dilakukan dengan kalkulator kehamilan yang dibuat oleh Ramah Handoko. Alat penghitung kehamilan ini berbentuk lingkaran berisi tanggal, bulan, gram, kilo, dan centimeter. 

Kalkulator kehamilan ini memberikan gambaran dari perhitungan standar dalam menentukan usia kehamilan. Selain usia kehamilan, alat hitungan untuk kehamilan ini juga dapat digunakan untuk memprediksi tanggal lahir bayi.

kalkulator kehamilan

Nah … dari situlah anda akan tahu hal-hal apa saja yang boleh atau tidak boleh dilakukan pada usia tertentu. Salah satunya adalah kegiatan olahraga. Meskipun hamil, seorang wanita juga membutuhkan latihan olahraga yang ringan guna kesegaran tubuh agar tetap fit dan sehat. 

Beberapa survey mengatakan kalau berolahraga akan mampu membantu proses kelahiran menjadi lebih mudah. Kemudahan kalkulator kehamilan digunakan juga menentukan jenis olahraga apa yang bisa dilakukan. Bisa dengan yoga, atau senam hamil lainnya.

Perbedaan jenis olahraga yang bisa diterapkan juga berpengaruh pada pakaian yang akan dipakai. Untuk jenis baju hamil saat olahraga, anda bisa memilih jenis blouse yang besar dan menyerap keringat dan celana berbahan karet.

Baca juga : Gejala yang Muncul Saat Usia Kehamilan 8 Bulan

Pada beberapa kesempatan, di tempat senam kehamilan kita bisa melihat beberapa wanita melakukan olahraga yang berbeda-beda tergantung usia kehamilannya yang dilihat melalui kalkulator kehamilan.

Selain itu mereka juga memakai jenis pakaian yang hanya menutupi payudaranya saja. Hal menariknya bukan pada model yang dipakai tetapi jenis kain yang digunakan yaitu batik. Kain batik telah merambah menjadi busana yang bisa diaplikasikan apa saja termasuk olahraga.

Kain batik yang membalut seorang ibu hamil menambah kesan kebahagiaan yang dipancarkan. Kain batik dirasa cocok untuk olahraga karena kelebihan kain batik yang mampu menyerap keringat sehingga memberikan ketenangan bagi pemakainya.

Selain itu juga menambah keseksian si pemakai sehingga tidak kehilangan rasa percaya dirinya pada saat berolahraga.

Gamis Batik Wanita Hamil Saat Lebaran

Masa kehamilan wanita adalah masa yang sangat penting. Proses kehamilan membutuhkan waktu cukup lama ini telah menyebabkan perubahan baik fisik maupun mental seseorang. Pada perubahan fisik seorang wanita akan mengalami perubahan bentuk tubuh pada bagian perutnya.

Perut yang terus membesar akan membuat seorang wanita merasa tidak nyaman dengan pakaian yang digunakannya, kadang menjadi sempit.

Oleh karena itu, perlu adanya pemilihan pakaian yang tepat agar memberikan kenyamanan saat dipakai dan memberikan keamanan pada janin yang dikandungnya.

Gamis Batik Wanita Hamil Saat Lebaran

Semua wanita pasti menikmati proses kehamilan yang dialaminya dan mempersiapkan segala sesuatunya termasuk membeli baju-baju longgar untuk dipakai saat hamil.

Baju longgar wanita yang sedang mengalami kehamilan saat ini juga ada banyak ragamnya termasuk untuk wanita yang berhijab.

Biasanya gamis batik modern menjadi pilihan para wanita hamil ini. Apalagi pada musim lebaran akan ada banyak desain-desain gamis menarik yang bisa dipilih untuk wanita hamil dengan beragam harga.

Desain Gamis Bagi Wanita Hamil

Seperti apa gamis untuk wanita yang sedang menjalani proses kehamilan? Pada saat menjelang lebaran, tentunya semua orang akan berbondong-bondong membeli pakaian muslim agar terlihat indah saat lebaran.

Begitu juga untuk wanita hamil pastinya akan mencari model yang tidak kalah menariknya. Perlu kita ketahui juga bahwa desain gamis ada banyak sekali, bisa berbentuk polos, motif bunga, ataupun motif batik.

Gamis motif batik ini sudah banyak dilirik orang karena lebih memberikan rasa nyaman saat dipakai dan membuat tampil lebih menarik.

Baca juga : Gejala Saat Usia Kehamilan 8 Bulan, Penting

Gamis batik untuk wanita hamil biasanya memadukan nuansa warna-warni yang memperlihatkan aksen keindahan saat dipakai. Selain perpaduan warna, motif gamis batik juga tidak kalah indahnya, biasanya berbentuk abstrak untuk menekankan aksen kebatikannya.

Ada juga model gamis batik yang bermain di ornamen-ornamen yang digunakan seperti diberi tali ataupun pita tempel.

Jadi tetap bisa bergaya nyentrik meskipun seorang wanita sedang mengalami proses kehamilan pada usia minggu pertama hingga menjelang kelahiran.

Kehamilan Ektopik Pada Wanita

Dalam proses kehamilan normal, sel telur dibuahi oleh sperma yang menempel di dinding rahim lalu berkembang selama 9 bulan. Namun ada sekitar 2% sel telur yang dibuahi menempel pada organ lain selain rahim, hal tersebut dikatakan sebagai kehamilan ektopik.

Organ yang paling sering ditempeli oleh sel telur adalah tuba falopi. Organ lain seperti rongga perut, ovarium dan leher rahim juga bisa menjadi tempat berkembangnya kehamilan ektopik.

Faktor Pemicu Kehamilan Ektopik

Penyebab pasti dari kehamilan ektopik ini kadang sulit untuk diketahui. Ada beberapa faktor yang dapat memicu kehamilan yang berkembang diluar Rahim ini yaitu :

  1. Pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya.
  2. Penggunaan alat kontrasepsi spiral.
  3. Pengobatan untuk masalah kesuburan.
  4. Proses sterilisasi dan sebaliknya.
  5. Kondisi tuba fallopi mengalami kelainan kongenital.

Gejala Yang Dialami Pada Kehamilan Ektopik

Untuk awal-awal kehamilan ektopik tidak memiliki tanda yang mirip dengan kehamilan biasa sebelum akhirnya muncul gejala lain yang berindikasi ke kehamilan ektopik.

Gejala tersebut antara lain sakit perut, nyeri pada tulang panggul, berhentinya menstruasi, mengalami pendarahan ringan dari vagina, merasa pusing lalu lemas, nyeri pada bahu, terasa sakit pada rectum saat buang air besar.

Kehamilan Ektopik Pada Wanita

Apabila seorang wanita mengalami gejala diatas sebaiknya segera ke dokter karena kondisi tersebut membutuhkan penanganan darurat.

Jika sudah mendapatkan pengobatan dari dokter, akan lebih baik juga jika didukung dengan asupan-asupan yang bergizi. Selain asupan bisa juga dengan memperbanyak istirahat untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Dari gejala kehamilan ektopik pastinya sangat mengganggu aktifitas si penderita. Perasaan sakit akibat pendarahan dari vagina dan buang air membuat si penderita merasa tersiksa dalam bergerak.

Baca juga : Yang Ibu Rasakan Saat Usia Kehamilan 8 Bulan

Maka .. akan sangat membantu sekali apabila si penderita menggunakan sesuatu yang terasa nyaman dibadan. Seperti celana dalam yang berguna menutupi daerah vagina.

Celana dalam yang digunakan pun tidak bisa sembarangan, harus celana dalam yang berbahan katun seperti kain batik karena sifatnya yang mampu menangkap keringat.

Cardigan Batik Elegan Untuk Kehamilan 5 Bulan

Cardigan merupakan jenis sweater dengan bagian depan yang terbuka dan kadang ada aksesoris tambahan seperti kancing. Fungsi cardigan itu sendiri tidak lagi sebagai penghangat tubuh, namun juga menjadi pakaian formal maupun informal yang trendy.

Begitu pula bisa dipakai oleh wanita hamil yang memasuki usia kehamilan 5 bulan, dimana perut sudah terlihat cukup besar, maka untuk wanita yang masih banyak beraktifitas diluar terkadang bingung untuk menentukan jenis pakaian seperti apa yang cocok dan nyaman untuk dipakai.

Cardigan batik menjadi salah satu alternatif pakaian yang cocok untuk digunakan pada wanita usia kehamilan 5 bulan, selain memberikan kesan good looking, cardigan batik juga termasuk model yang simple digunakan.

Kehamilan 5 Bulan

Hamil umur 5 bulan biasanya adalah usia dimana wanita mengalami gejolak-gejolak mental akibat dari proses kehamilannya, biasanya terjadi naik turunnya hormon sehingga mudah emosional dalam hal apapun termasuk dalam memakai pakaian jenis cardigan.

Maka cardigan yang dipilih juga harus diperhatikan bahan dan jenisnya, jangan sampai membuat si pemakai tambah emosi karena tidak nyaman dengan cardigan yang dipakainya.

Bahan Yang Cocok Untuk Wanita Hamil

Wanita hamil usia 5 bulan akan sangat nyaman dengan pakaian berbahan dasar katun, mengapa katun? Karena bahan katun merupakan bahan yang lembut dipakai sehingga di kulit tidak terasa kasar.

Selain itu, bahan katun juga menyerap keringat sehingga tidak menimbulkan gerah berkepanjangan saat beraktifitas. Oleh karena itu, bahan katun banyak digunakan untuk membuat model cardigan dan diberi motif batik untuk kesan cantik pada wanita usia kehamilan 5 bulan.

Penting : Gejala Kehamilan 8 Bulan

Biasanya cardigan berbahan katun dan bermotif batik menonjolkan sisi kesederhanaan namun tetap elegan. Jadi si pemakai tidak terlalu direpotkan dengan pemakaian aksesoris.

Kesederhanaan cardigan motif batik membuat bahan ini bisa dimix dan match kan dengan model lain, misal dress polos selutut.

Kombinasi sempurna yang membuat wanita tetap percaya diri meskipun sedang hamil dengan usia kehamilan 5 bulan sekalipun.

Batik Modis Untuk Wanita Hamil Usia 6 Bulan

Usia kehamilan 6 bulan atau trimester kedua ini perut sudah terlihat jelas. Pada usia ini pakaian yang cocok untuk dikenakan adalah dengan dress atau gaun yang jumbo alias tidak ketat karena akan memberikan kenyamanan dan juga kebebasan dalam bergerak.

Tentunya dalam memilih pakaiannya pun juga tidak boleh sembarang, artinya tidak hanya dilihat dari bentuknya saja yang harus longgar tetapi juga bahan yang dipakai atau motif yang cocok untuk wanita hamil juga harus diperhatikan.

kehamilan 6 bulan

Pada saat ini ada banyak jenis model baju untuk wanita hamil usia 6 bulan, salah satunya model batik. Batikpun tidak kalah bagusnya dengan model lain sehingga batik juga banyak diminati mayoritas wanita.

Apalagi pada kehamilan 6 bulan pastinya akan mengalami kesulitan dalam mencari model yang cocok dan tetap indah dipandang namun tidak menghilangkan unsur kenyamanan dari pakaian itu sendiri. Berikut akan diuraikan jenis dress batik yang cocok untuk wanita hamil.

Dress Batik Untuk Wanita Hamil

Batik telah melebarkan sayapnya dibidang fashion, dulu batik dikenal dengan pakaian bernuansa tutu atau kejawen. Namun saat ini batik telah berinovasi mengembangkan model-model lain salah satunya ialah dress. Nah dress pun juga beragam bentuknya.

Ada yang digunakan untuk bekerja, ada yang digunakan untuk berpesta, ada juga yang digunakan untuk seragam, begitu pula juga untuk wanita dengan kehamilan 6 bulan dimana perut sudah membesar.

Simak juga : Tanda Kehamilan 8 Bulan yang Pasti Muncul

Dress batik untuk wanita yang usia kehamilan 6 bulan harus diperhatikan model dan motifnya. Jika dalam kondisi ingin bepergian, lebih baik gunakan model dress batik dengan model A atau yang bawahnya lebar.

Apabila ingin lebih kelihatan body nya bisa memilih model yang ada lipitnya dari atas agar tidak terasa terlalu ketat. Kemudian untuk di rumah bisa memilih pakaian batik dengan model daster. Model daster ini sangat cocok dipakai karena biasanya batik membuat model ini dengan bahan yang dingin sehingga tidak mudah gerah.

Pertumbuhan Kehamilan Usia 6 Minggu

Kondisi yang Dialami Sang Ibu

Pada awal kehamilan, calon Ibu akan sering merasa mual akibat perubahan hormon. Hal tersebut biasanya membuat calon ibu merasa malas untuk makan, apalagi saat memasuki usia kehamilan 6 minggu, seorang ibu mulai mengalami gejala - gejala seperti sering buang air kecil akibat dari membesarnya uterus atau rahim.

Hal tersebut sangat mengganggu istirahat sang ibu diwaktu malam hari dimana seharusnya sang ibu beristirahat. Terkadang ada juga beberapa ibu hamil yang merasa begah dan kembung.

Kehamilan Usia 6 Minggu

Kelelahan yang sering dirasakan benar-benar dapat melemahkan kondisi tubuh sang ibu. Oleh karena itu untuk mengatasi terjadinya morning sickness pada kehamilan 6 minggu, calon ibu bisa memperbanyak istirahat, selain itu bisa dibantu dengan meninum beberapa obat-obatan alami atau herbal untuk mengurangi rasa lelahnya yang berlebihan.

Olahraga ringan seperti berjalan-jalan atau melakukan peregangan lembut seperti gerakan yoga untuk meningkatkan energi sang ibu.

Kondisi yang Dialami Sang Calon Bayi

Saat hamil memasuki umur 6 minggu, kondisi embrio bayi sudah mencapai 2-4mm. Perkembangan ini menjadi hal yang sangat menggembirakan untuk sang ibu dan janin dimana organ tubuh bagian luar mulai bertumbuh dan berkembang.

Yang terjadi pada kondisi ini muncul tunas mungil yang nantinya akan berkembang menjadi lengan dan kaki serta mulai terbentuk jari kaki dan tangan yang kecil.

Bentuk janin pada umur kehamilan 6 minggu ini masih sebesar biji kacang namun jantungnya sudah berdenyut 100-160 kali dalam semenit. Posisinya janin didalam rahim sang ibu ialah meringkuk.

Baca juga : Tanda Kehamilan Usia 8 Bulan

Pada perkembangan otaknya di trimester kedua sudah bisa dibaca gelombang-gelombang otaknya dan jaringan syarafnya mulai berkembang pesat. Meskipun wajah belum terlihat pada usia kehamilan 6 minggu, akan tetapi pertumbuhan pada mata janin sudah mulai bisa terlihat.

Tabung syaraf seperti otak, saraf tulang belakang dan jaringan saraf lain dari system saraf pusat mulai terbentuk dengan baik. Begitu juga dengan sistem pencernaan dan pernafasannya sudah mulai dibentuk.